Sedikit Lagi


Saat kumemikirkanmu,
kumerasa begitu gelisah.
Dan aku sangat benci perasaan itu,
karena aku terlalu takut untuk menyampaikannya.
Aku hanya mampu berpikir di kepalaku,
tanpa sanggup melakukan sesuatu tentang hatiku.
Aku tak pernah mampu menyampaikan setiap kita bertemu.

Bagaimana aku harus bicara denganmu?
Untuk menyusun rangkaian kata,
dan mungkin mempersiapkan diri untuk terluka.

Bersama ide gila ini,
aku masih mencemaskan dan pikiran gila ini hanya tertuju padamu.
Aku tidak sanggup lagi untuk berdusta.
Baiklah, aku akan melangkah dan mencoba agar kau tahu.

Tapi,
Sedikit lagi,
sedikit lagi,
Kalaulah aku dapat mendekatimu.
Ku harap waktu tak berputar,
akar semua ini tak akan berakhir.

Bulan bersinar terang melayang diantara surga.
Malam terus berlanjut sekalipun fajar telah terbit.

Andaikan aku dapat bicara padamu.
Tuhan, berikanlah aku keberanian!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...