Showing posts with label puisi expresi. Show all posts
Showing posts with label puisi expresi. Show all posts

Mana Senjatamu

Suatu persembahan atas nama cinta
Yang aku sederhanakan lewat sajak dalam kata
Terukir konkrit dalam bentuk kasat mata
Menceritakan bila aku mencintaimu wahai wanita

Kau……
Adalah srikandi dari kerajaan Panchala
Aku bawa kau ke dalam kerajaanku
Kujadikan kau sebagai permaisuri di astinapura

Ada sebuah wiracarita dari negeri kayangan
Yang membahas tentang hebatnya Arjuna
Dengan senjata pasopati yang ia miliki
Serta sering suka lelaku tapabrata agar sakti

Tapi aku……….
Aku juga Arjuna
Yang kehilangan sebuah senjata
Bukan hilang sich….
Hanya saja kau sembunyikan dibalik selimutmu
Sebab kau masih ingin menimang senjataku Read More..

Sebuah Tanya Kepada Debu

Bercermin pada sebutir debu
Berharap tak ada celah lagi diwajahku
Berharap tak ada lagi sebuah pribahasa yang berlaku
Buruk muka cermin dibelah
Ah…sudah biasa

Wahai debu yang aku pungut
Yang menempel ditelapak kakiku
Kuambil dan kupakai kau untuk bercermin
Sebab kaca benggala sudah tak berguna lagi
Terlalu banyak membiaskan fakta dan tragedi
Wahai debu, tunjukkan padaku, rupa yang pasti
Agar tak ada lagi bias-bias yang menyelubungi

Wahai debu….
Darimanakah asalmu
Hingga kau bisa dipakai untuk bersuci
Apakah engkau lebih mulia dari intan dan emas? Read More..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...